Studi teknis pengoperasian PLTU 3,9 MW dengan bahan bakar batu bara, serpihan kayu dan potongan veneer di PT. Hendratna Plywood Banjarmasin
Author : , YOSEP
Serpihan kayu dan potongan veneer merupakan hasil sampingan yang berlimpah dari pabrik kayu, dengan nilai kalori yang memadai sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap. Untuk menyediakan kebutuhan listrik yang cukup diperlukan persediaan serpihan kayu dan potongan veneer untuk segera dibakar di dapur pembakaran beserta batu bara. Pemanfaatan batu bara, serpihan kayu dan potongan veneer sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap mengurangi sedikit demi sedikit ketergantungan terhadap bahan bakar minyak terutama untuk kebutuhan energi listrik di pabrik kayu. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa sistem pembangkit listrik tenaga uap di PT. Hendratna Plywood secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik, walaupun kurang efisien karena kualitas bahan bakar dan air pengisi boiler yang kurang baik. Untuk menghasilkan 1 KWH listrik dibutuhkan bahan bakar sebanyak 0,562 kg batu bara dan 1,31 kg kayu, udara pembakaran sebanyak 8,4 m 3 , air pengisi boiler sebanyak 7,17 liter dan air pendingin sebanyak 326,8 liter.
Keyword : Steam Power Plant
Sumber : http://repository.petra.ac.id/1966/

0 comments:
Post a Comment