Pengelompokan kelas industri farmasi yang go public di Bursa Efek Jakarta berbasis pada kinerja keuangan dengan pendekatan cluster analysis
Author : SANTOSA, HENY
Hasil penelitian tampak bahwa perusahaan-perusahaan yang memiliki profitabilitas baik adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki likuiditas dan solvabilitas yang baik. Berdasarkan nilai centroid klaster semua indikator, menunjukkan bahwa klaster 1 yang terdiri dari 8 perusahaan memiliki profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas yang baik, tapi cenderung memiliki turnover yang rendah. Perusahaan yang memiliki profitabilitas buruk, ternyata memiliki likuiditas dan solvabilitas yang buruk. Dari 5 analisis klaster yang dilakukan, 3 kali SCPI (PT. Schering-Plough Indonesia) menjadi satu klaster tersendiri, karena adanya perbedaan ciri yang sangat ekstrim perusahaan tersebut di banding perusahaan-perusahaan lainnya. Hasil pengelompokan industri farmasi dengan menggunakan cluster analysis jika dihubungkan dengan harga saham pada industri farmasi tersebut, memberikan tendensi atau kecenderungan bahwa perusahaan yang memiliki kinerja keuangan yang baik akan memiliki harga saham yang tinggi. Kondisi ini mencerminkan bahwa semakin sehat perusahaan yang tercermin dari nilai likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas.
Keyword : financial statement, cluster analysis
Sumber : http://repository.petra.ac.id/1494/

0 comments:
Post a Comment